Arsip Blog

Bismillah Semesteran….

Bismillah walhamdulillah…

Tak terasa kalo umur blog ini dah setahun…. kemaren dapat kabar dari wordpress,, alhamdulillah,, blognya masih eksis walau kadang putus nyambung putus nyambung (kok malah nyanyi 🙂 ) heee.. bolong-bolong yang kadang bolong lama heee,, tapi dengan kesempatan dan kelonggaran yang diberikan Allah ini, ane dapat update lagi blog ini. Dan semoga saja blog ini selalu dan always eksis sampae saya nikah nanti,,,, (huaaa dah mikir ke sono taa 🙂 )…. yaps doain aja hee 🙂

Pada kesempatan tipis bin lumayan longgar ini, ane mo posting mengenai kegiatan akhir-akhir ane di ponpes ane…. Pekan ini ane baru ngejalanin semesteran, lumayan pusing, tapi masih ringanlah, g berat-berat amat, 1 minggu ini dibagi dua macam imtihan alias ujian, 3 hari pertama ujian dirosah (mata kuliah yang diajarkan di sini) dan 3 hari berikutnya ujian tahfidz alias hafalan yang lumayan lah,,, setoran target dalam sekali duduk, tapi tetep mastatho’tum (semampunya) yang bisa 5juz sekali duduk boleh, yang cuman kuat 1 juz boleh, tapi ujiannya setoran 7 juz. walhamdulillah wallahu akbar. mumet dobel heeee 🙂 . Jangan dibuat susah lah, yang penting sebelumnya sudah muraja’ah yaitu mengulang2 hafalan. Read the rest of this entry

Namaku.. Oh namaku…

Image

Yub!”, panggil salah satu temanku. Karena merasa akulah objek sasaran panggilan, aku pun langsung menoleh. Dari arah lain terdengar suara memanggil lagi, “Din!”. Dan panggilan tersebut juga mengarah kepadaku. Wah-wah-wah, berhubung nama panjangku sering nggak muat di daftar nama kelas, maka panggilanku pun juga beraneka rasa se-ulaaika (begitu istilah yang dipakai salah satu ustadzku kalo mo bilang sesuatu yang buanyak). Muhammad Shalahuddin Al-Ayyubi, itulah nama panjangku yang menurutku nggak panjang-panjang amat, panjangan kacang panjang (loh gak nyambung).

Sudah sewajarnya bagi setiap orang mempunyai nama panggilan tersendiri atau favorit atau malah ada yang suka mengubah-ubah nama panggilan di setiap tempat. Kalo aku sendiri terserah yang mau manggil tapi aku lebih suka dipanggil “Ayub” walaupun lebih sering dipanggil “Udin” karena sudah tercatat dalam sejarah kalo ane dipanggil demikian, sedari kecil.
Yubie”. Ini juga merupakan salah satu rasa dalam daftar nama panggilanku. Nama ini kutemukan di kitab Nahwu milik masku, yaitu dari daftar nama sodara yang ia catat di ntu kitab. Langsung ane pakai dalam periode tahun kira2 satu setengah taon, entah di email ato friendster, fb, dalam menamai barang2ku de el el. Tapi nama tersebut terkesan agak gimana begitu, menurutku seperti nama cewek, coz setiap kali ane chatting pake nama ini ane disangka cewek. Huh sebel. Dan sekarang aku jarang pake nama ini.
Panggilan memang mempunyai pengaruh tersendiri pada sang pemilik nama. Panggilan yang baik bisa membuatnya bahagia, seneng dan merasa bangga. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memberi Ummul Mukminin Aisyah radliyallahu ‘anha nama panggilan khusus, yaitu “Khumaira’”, dikarenakan Aisyah mempunyai kulit putih kemerah-merahan. Wah besok ane panggil istri ane apa yach?? Sunnah nih… (udah mikir sampe’ sini ternyata…) Ya iyalah…. Ini berarti nama panggilan juga ikut andil dalam keromantisan hubungan rumah tangga, juga dalam keakraban.
Bagiku nama panggilan sangat berarti….

Selamat Hari Iedul Adha…

Yah meskipun dah telat ngucapin selametnya, tak masalah untuk posting tulisan about its….

Ini pertama kalinya ane merasakan iedul adha di tempat yang jaauuuh dari rumah, dan sekaligus menjadi pengalaman tersendiri bagi ane.

Malam ied-nya, temen-temen ane yang di Mahad Al-Islam pada pulang, sedangkan ane tetep disini, purbalingga, hiks… gpp laah.
Dan alhamdulillah mereka nggak pernah melupakan ane, malam itu banyak sms masuk ke hpq n banyak yg call, gantian jadinya…. Subhanallah wal hamdulillah, ane dapat temen2 seperti mereka. Semoga Allah selalu menolong kalian, memudahkan urusan kalian my friends… Amiin

Dan inilah malam takbiran….

Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar…

Laa ilaaha illallahu wallahu akbar…

Allahu akbar wa lillahil hamd…

Subhanallah… gema takbir memenuhi langit yang luas ini……… menentramkan hati yang melantunkannya serta yang mendengarnya (hatinya tentrem krn besok makan daging kale… hehe)…

N pagi yang indah, ane ngantuk berat, coz malamnya ane dapat giliran jaga malem, jaga kambing yang lgi galau haha. Heran dech, masak kambingnya kalo ditinggal sendirian teriak-teriak… ntar kalo ditemenin diem dah…. huh capek ane…. tak apalah, besok kau kan disembelih kambing….
haha, akhirnya ku paksakan untuk menikmati hari yang indah ini dengan membuka mata selebar-lebarnya………. berjuaaang….!!!

ba’da sholat

Read the rest of this entry

Lembaran baru

yah…. dah sekian lama nyantri di kota Solo, akhernya ane bisa nyantri di tempat lain, dan inilah pertama kalinya ane skolah jaauuuuh dari rumah……

Mulai akhir september kemarin laah ane nyampek di islamic boarding school baruq, yaitu MATQ Elsukhari, Purbalingga

Ane berangkat dari Solo sekitar pukul 8 pagi dan sampai di tempat tujuan sekitar pukul 16.30 laah… yah cukup lama di bus….. lumayan pegel laaah, tapi bisa dijadiin pengalaman tersendiri. Sampai di tempat ana n sohib ane disambut dengan hangat, terlihat beberapa santri menghafal Al-quran di serambi masjid.

Setelah mengisi forulir pendaftaran (padahal udah telat banget hehe, ni kan september sharusnya juni kemaren hehe), kami disuruh istirahat n makan. Besoknya tes hafalan n qiraah kutub arabiyah oleh Ustadz pengampu hafidz dan mudirnya langsung. Read the rest of this entry

Majlis Syuro Ikhwan

Catatan ini ku tulis seusai Pak Rois Am, Al-Akh Benu mengumpulkan para a’dlo’nya alias para mentri dan. Kebetulan ane memegang jabatan sebagai Qismu Miyah alias Bagian Perairan Asrama. Majlis Syuro ini sudah menjadi rutinitas, minimal sebulan sekali, walau dua kali pun pernah. Ijtima’ ini memang kehendak Pak Rois Am sendiri, beliau ingin mengevaluasi program-program yang dia jalankan karena itu merupakan kewajibannya.

Musyawarah memang sangat urgent dan berguna buat kelancaran hidup. Bahkan di setiap aspek kehidupan ini memerlukan yang namanya musyawarah ini. Kalo bahasa mudahnya ‘diskusi’, sharing de el el. Yaps… Bahkan di KBBI pun musyawarah pun didefinisikan dengan pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atas penyelesaian masalah; atau perundingan; atau perembukan. Allah subhanahu wa ta’ala berkalam di dalam Surat As-Syuro ayat 38:

وَأَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ

“Dan perkara mereka adalah (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka.”

Syeikh Sa’di menerangkan di dalam kitab tafsirnya bahwa perkara di sini mencakup perkara yang menyangkut agama dan dunia. Jika ada permasalahan maka dirundingkan. Hasan Bashri rahimahullah berkata:

مَا تَشَاوَرَ قَوْمٌ إِلاَّ هُدُوْا لِأَرْشَدِ أُمُوْرِهِمْ

“TIdaklah suatu kaum itu bermusyawarah kecuali mereka akan ditunjuki kepada paling benarnya perkara-perkara mereka”. Read the rest of this entry

Santri Ngomong Ce-I-eN-Te-A

Santri Ngomong Cinta

Hari ini terasa berat-berat ringan pada diri ini. Yah pengen ngomong soal cinta nih. Mencintai adalah salah satu fitrah yang Allah anugrahkan kepada manusia. Perasaan cinta banyak didefinisikan oleh kalangan muda dengan “perasaan saling mencintai antar dua insan yang berlawanan jenis”. Sebenarnya cinta itu umum.

Disisi lain, cinta itu bisa berbahaya. Cinta yang berlandaskan emosi, hawa nafsu dan segala sifat yang berefek buruk.

Manusia dianugrahi perasaan ini untuk bisa hidup di dunia ini, sejahtera dan aman, yaitu cinta yang suci, cinta yang tidak melanggar aturan Allah.

Sewajarnya lelaki punya rasa ini terhadap lawan jenisnya, begitu pula sebaliknya. Kita tidak bisa memungkirinya, kita tidak akan bisa membohongi perasaan kita sendiri. Sebagai lelaki aku juga pernah jatuh cinta. Seneng karena kecantikan seseorang itu bukan cinta tapi terpesona, seneng karena sesantunan seseorang itu takjub. Trus gimana dong?

Kala kita mencintai seseorang, kita belum tahu apakah ia juga mencintai kita. Makanya ada omongan ‘cinta tak harus memiliki’. Memang tak harus, kita juga tak boleh memaksakan ia untuk mencintai kita. Hal-hal seperti inilah yang bisa membuat hati ini terluka, makanya jangan suka bermain cinta. Gunakan cinta sebagai salah satu cara untuk menggapai rahmat dan pahala Allah. Jangan karena cinta seseorang kita menjadi gandrung karenanya, kita tahan diri kita untuk menyusun cinta suci di hari esok. Hari dimana cinta kita menjadi halal kepada kekasih kita.

Ditulis saat diri ini menahan cinta yang bergejolak entah kenapa.