Arsip Blog

Berkah Ramadhan to Blog

Bismillah…

Bersama berkah Ramadhan ane dituntun kembali untuk menengok blog yang sekian lama tak ku lirik, sebenarnya keinginan menulis masih membara di dada ini, tapi untuk menuliskannya lewat keyboard inilah yang kadang membuatku malas (alasan) hehe,,, tapi ini pengabadian catatan harian langkah kedua setelah diary kertas. Walaupun sabda Rasulullah,” Sebaik-baik amalan itu yang teratur (istiqomah) walaupun sedikit.” Tak apalah… yang penting the show must go on! ini juga sedikit demi sedikit dalam mengikis kemalasan, hehe…

Yaps,, Alhamdulillah ane telah finish menempuh studi tingkat Ma’had Aly dan diteruskan dengan khidmah, walaupun sebenarnya kemauan hati ini masih ingin meneruskan studi di jenjang selanjutnya alias kuliah (dudu mikuli uyah lho), tapi kehendak Allah lain. Karena ane udah belajar di ma’had tersebut alangkah baiknya ane ber-khidmah pada ma’had tersebut. Semoga ane selalu istiqomah dalam khidmah ini Ya Rabb.. Amiin..

ramadhan

Karena ini juga bulan yang suci, Bulan Al-qur’an… maka semangat ane tumbuh lagi untuk menyampaikan kebaikan.

Sebuah perumpamaan akan Mall, atau supermarket Toserba pasti ada saat-saat membuka diskon besar-besaran, dan semua orang pasti bin wajib akan segera mengerubungi toko2 tersebut bak semut mendapati gula. Bak segerombolan serigala mendapati mangsa. Subhanallah fenomena yang pasti terjadi di bumi ini. Dan Ramadhan ini seperti masa tersebut, yang mana Allah memberikan diskon pahala kepada hamba-hambanya disetiap amalan yang kita kerjakan. Mari bergegas mengerjakan amalan kebaikan, akan ada berkali-kali lipat pahala yang akan kita petik. Di mall aja kita langsung ambil apalagi pahala yang akan berujung ke Jannah Allah Ta’ala ini.

Banyak amalan-amalan kebaikan yang sudah dicontohkan oleh uswatun hasanah kita, yaitu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, baik melalui sabda beliau maupun perbuatan beliau yang banyak disebutkan pada hadits-hadits nabawi. Mulai dari yang paling ringan, dzikir kepada Allah, membantu sesama, membaca Al-quran, dan amalan-amalan lain. Bahkan sudah menjadi kepastian kalau pada malam-malam Ramadhan seperti ini banyak kajian-kajian islam, tadarus, taraweh dan lain sebagainya. Sudah sangat dipermudah bagi kita, tinggal kita ikuti dan istiqomah padanya. Tunggu apa lagi…

 

Puasa Asyura Puasanya Orang Yahudi

Ketika tahun baru hijriyah tiba, bulan pertama adalah bulan Muharram, kalo pada sasi jowo itu sasi Suro.  Ana jadi teringat dengan adegan konyol eh bukan adegan, tapi adat, yaitu kebo bule yang asyik jalan-jalan di jalanan kutho Solo. Orang-orang yang percaya takhayul berdatangan dari segala penjuru, bersama-sama membangun satu tujuan. Tak menghiraukan orang lain, konsentrasi mereka hanya tertuju kepada KOTORAN KERBAU… iihh jijay… Astaghfirullahal adhiem…  yang katanya nie, bisa bikin kamu kaya (kaya apa?), KAYA KEBO…. Hahaha… Katanya juga bisa bikin kamu ganteng-cantik (se-spesies kebo kali)…

Eh kok malah ngebahas kebo sih?? Back to judul…

Bro n Sis… Pada bulan Muharram ini, ada salah satu sunnah Rasulullah Sas. Yaitu puasa hari Asyura. Kata “asyura” berasal dari bahasa arab yang berarti hari kesepuluh. So, puasa ini dilaksanakan pada tanggal sepuluh Muharram.

Ketika Rasulullah Shallahu’alaihi wa Sallam berhijrah ke Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Ketika mereka ditanya perihal amal tersebut mereka menjawab : “Ini adalah hari ketika Allah memenangkan Nabi Musa dan Bani Israil atas Fir’aun (yaitu, ketika Fir’aun dan bala tentaranya ditenggelamkan) maka kami berpuasa untuk memperingati hari tersebut.” Lalu Rasulullah bersabda:

نحن اولى بموسى منهم

“Kita lebih berhak kepada Nabi Musa daripada mereka”.

Maka beliau memerintahkan untuk berpuasa pada hari tersebut.

Ini hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

Read the rest of this entry